Cara Bisnis Online Tanpa Modal Dari Rumah - Rahasia Amazon, Instagram dan Facebook Menguasai Dunia Internet

Posted by Eric Kanadi on

 

Subscribe Youtube Untuk Melihat Semua Video (Gratis!): Eric Kanadi

Dunia ini sedang berkembang dan berubah dengan sangat pesat. Jika kita tidak mengikuti perubahan zaman, maka bisnis kitapun bisa ketinggalan. Dalam hal teknologi internet dan bisnis online, negara Indonesia terlambat 7 tahun dibandingkan dengan negara maju seperti Amerika. Oleh sebab itu, jika kita memulai bisnis online sekarang di Indonesia, kita masih dapat memimpin dan menguasai pasar online Indonesia.


Di zaman dahulu, orang-orang yang kaya adalah para pembinis yang mempunyai tanah, sawah, tambang dan sejenisnya. Lalu kita memasuk era pabrik, dimana orang-orang kaya adalah para pembisnis yang mempunyai pabrik-prabrik besar dengan menggunakan mesin yang canggih. Sekarang ini orang-orang kaya dunia adalah mereka yang berkecimpung dalam teknologi internet.

Mari kita pelajari ketiga orang berikut. Yang pertama adalah Jeff Bezos. Jeff Bezos adalah pendiri dari bisnis online Amazon.com. Amazon.com menjual berbagai jenis produk melalui online. Sistem bisnisnya hampir sama dengan TokopediaLazada atau Bukalapak. Seberapa powerfulnya bisnis online Jeff Bezos? Melalui bisnis onlinya, Jeff Bezos sempat menjadi orang terkaya no 1 dunia dengan kekayaan 95.5B USD atau 1290 Triliun Rupiah.

bisnis online eric kanadi

Mark Zuckerberg adalah pendiri facebook.com. Berbeda dengan Amazon, Facebook tidak menjual produk melainkan jaringan atau koneksi. Pada tahun 2017, pengguna active Facebook mencapai 2 milliar member. Wow, bagaimana bisa? Dengan memanfaatkan jaringan internet online, Mark Zuckerberg dapat menjangkau orang-orang di setiap negara dalam waktu singkat tanpa harus mendirikan kantor di tiap negara.


Jack Ma adalah pendiri dari Alibaba.com. Mirip dengan Amazon, bisnis online Alibaba juga mempertemukan para penjual dengan pembeli secara online. Perbedaanya, Alibaba.com lebih melayani business to business atau pembelian grosir dalam jumlah besar. Bagaimana penjualnya? Pada tanggal 11/11/2017 Alibaba dalam menjual dengan nilai lebih dari 300 Triliun Rupiah hanya dalam satu hari saja. Wow!

Bagaimana bisnis kita bisa menjadi seperti mereka?

Jeff Bezos, Mark Zuckerberg dan Jack Ma memiliki satu persamaan dalam bisnis model mereka, mereka memanfaatkan teknologi internet! Ya, bayangkan jika Mark Zuckerberg harus mengetuk pintu satu per satu untuk menjadi member Facebook. Bayangkan jika Jeff Bezos harus membuka toko di tiap negara untuk berjualan produk Amazon. Bayangkan jika Jack Ma harus mendatangin setiap perusahaan distributor satu per satu untuk menawarkan produk-produk mereka. Apakah mereka bisa dilevel bisnis mereka saat ini?
Sebelum saya menjelaskan satu strategi bisnis online yang Amazon, Facebook dan Alibaba gunakan, mari kita pelajari terlebih dahulu apa saja manfaat teknologi internet dalam kegiatan bisnis kita. Tentu saja ada banyak sekali manfaat bisnis online. Namun dari pengalaman pribadi Eric, Eric menemukan 5 manfaat terbesar bisnis online di Indonesia.

5 Manfaat Bisnis Online:

1. Jangkauan atau Scalability - National to International Business

Jika kita menjual bisnis melalui offline, sering kali kita terhambat dengan jangkauan yang kurang luas. Bila seseorang membuka toko tas di Semarang, maka toko tersebut hanya dapat menawarkan produk ke orang-orang yang berada di Semarang saja. Akibatnya, dengan jumlah penduduk hanya 1.600.000 saja, potensi bisnis kita tidak terlalu besar. Calon pembeli harus datang terlebih dahulu ke toko tas tersebut untuk melihat produk apa saja yang ditawarkan. Terlebih lagi, satu pertanyaan yang harus ditanyakan "Apakah orang-orang di kota Semarang tertarik dan mampu untuk membeli tas tersebut?"
Mari kita bandingkan dengan bisnis online tas di Semarang. Dengan memanfaatkan online marketing, bisnis tas online yang hanya di Semarang saja dapat menjangkau 272 juta penduduk di seluruh Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, melalui online tas tersebut dapat dijual international dengan jumlah 7.6 miliar penduduk di tiap negara. Wow!

Jika kita lihat, UMR di Semarang 2017 adalah Rp 2.125.000. Sedangkan di Jakarta UMRnya adalah Rp3.355.750. Bukan hanya itu, di kota-kota besar seperti Jakarta, penduduk dengan ekonomi menengah keatas lebih banyak dari pada di Semarang. Mereka juga lebih memperhatikan penampilan fashion dan lebih berani dalam mengeluarkan uang untuk berbelanja.
Setelah dijual melalui online, banyak orang-orang dari Jakarta, Surabaya, Medan dan kota-kota besar lainya yang menggebu-gebu untuk membeli tas tersebut. Mungkin di Semarang barang tersebut tidak laku, namun bisa laris keras di kota lain. Dengan memasuki bisnis online, tas tersebut tidak perlu repot-repot menyewa tempat untuk buka toko di kota-kota besar. Cukup dengan email marketing, facebook, instagram, bisnis tas online ini dapat menawarkan produk-produk ke seluruh Indonesia tanpa harus pergi ke seluruh Indonesia.
Bukan hanya di Indonesia saja, namun di negara tetangga seperti Australia memiliki taraf hidup yang sangat tinggi. Dengan bekerja di Mcdonald saja, mereka dapat mendapatkan penghasilan Rp150.000-200.000 per jam. Jika bekerja 10 jam per hari, maka pendapatan mereka sekitar 50-60jt per bulan hanya dengan bekerja di Mcdonald saja. Jika produk Anda di Semarang dikatai orang "Kemahalan!", maka cobalah menjual produk Anda di Austrialia dan orang akan berkata "Sangat Murah!"

2. Kecepatan atau Speed - Hanya dalam 1 detik

Ketika bekerja sebagai seorang salesman, saya memakan waktu yang cukup lama untuk menawarkan produk ke calon-calon customer kami. Rata-rata dalam sehari Eric maksimal bisa mendatang 5-6 prospect customer. Bila di Jakarta, Eric hanya bisa mendatangi 2-3 prospect customer dalam satu hari - berhubung dengan tingkat kemacetan yang sangat tinggi.
Melalui online kita bisa menjangkau semua - unlimited atau tidak terbatas jumlah - calon customer kita dalam 1 detik. Bagaimana caranya? Cukup dengan membuat pesan singkat dan mengirimnya melalui email ke 100.000+ customer, posting di facebook dengan fan page 120.000+ dan upload produk di Instagram ke 54.000+ follower. Hasilnya? Hanya dalam waktu 1 detik saja banyak sekali orang yang menghubungi dan memesan produk di tempat kami.
Bagaimana dengan iklan koran, radio atau banner? Itu adalah saran iklan yang bagus, tapi masih memakan waktu yang cukup lama. Untuk iklan koran kita harus menghubungi admin koran, mengatur jadwal dulu dengan koranya, negosiasi harga, meeting disana dan disi, dll. Begitu juga dengan radio atau banner.
Namun dengan teknologi internet zaman ini, kita bisa mengatur semuanya sendiri sehingga bisa dikerjakan dalam waktu yang sangat cepat. Tidak heran jika perusahaan koran seperti Kompas juga mulai menggeluti dunia online dengan sungguh-sungguh.

3. Full Automation

Ketika masih kecil, Eric sering pergi makan nasi ayam dengan keluarga. Nasi ayamnya begitu enak dan sangat ramai. Eric sudah sangat ingin menikmati nasi ayam tersebut, namun berhubung jumlah antrian pengunjungnya, Eric harus menunggu dengan waktu yang panjang. Berhubung lapar, Eric langsung berkata dengan mbok-mbok yang berjualan nasi ayam "Bu, nasi ayam saya mana? Tolong dong dibuatkan sekarang", lalu ibu tersebut berkata "Sabar mas, tangan saya cuma 2 saja. Antri dulu ya!" Dengan bisnis online, kita bisa melayani orderan dalam jumlah sangat besar dengan sistem otomatisasi. Contohnya, jika kita berbelanja di Lazada, kita cukup klik, klik, klik saja produk yang kita inginkan dan pesanan akan segera kita terima dalam waktu singkat. Menggunakan sistem automation ini, kita melakukan semuanya sendiri tanpa harus ada kashier yang melayani kita. Oleh sebab itu, bisnis online seperti Lazada atau Tokopedia dapat melayani orderan dengan jumlah yang sangat besar walaupun hanya mempunyai 2 tangan.
Penjualanpun bisa kita otomatisasi. Sebagai salesman, saya harus menerangkan kelebihan produk tiap kali mendatangi prospect customer yang baru. Sampai-sampai, saya akan mengucapkan kata-kata kalimat yang sama persis di tiap penawaran! Hal ini sangat merepotkan, terutama bila anda harus menemui 100+ prospect customer dalam 1 bulan, maka Anda harus mempresentasikan 100x lebih hal yang sama. Dengan bisnis online automation, kita bisa mempresentasikan penawaran kita satu kali saja di depan kamera dan upload ke Youtube. Setiap kali ada prospect customer yang baru, cukup berikan link ke video youtube tersebut. Jika penawaranya bersifat rahasia atau private, kita bisa membuat terlebih dahulu format kata-kata yang ingin disampaikan. Setelah itu ketika ada prospect customer baru, cukup copy-paste format tersebut, ganti nama, edit sedikit lalu kirimkan melalui email atau sosial media yang bersifat one-on-one.

4. Koneksi

Ketika saya ingin memulai bisnis makanan, saya dihadapkan dengan tantangan-tantangan yang membutuhkan koneksi. Pertama, saya harus mencari tahu "Dimana ya saya mendapatkan mesin produksinya?', lalu saya mulai cari di internet, search di google dan kemudian bertemulah dengan orang yang menyediakan mesin produksi yang saya butuhkan.
Begitu juga ketika saya sedang membutuhkan distributor makanan atau ingin memasukan ke toko retail, saya cukup mencari di cari di internet, search google dan keluarlah daftar distributor-distributor makanan dan toko-toko retail yang bisa menjadi prospect customer kami. Ada banyak lagi koneksi yang saya dapatkan melalui online, mulai dari karyawan, perusahaan marketing, perusahaan hukum, dll.

5. Biaya

Bisnis online tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar, khususnya pada fixed-cost. Jika kita berjualan tas secara offline, kita perlu menyewa tempat, keluar biaya untuk furniture, listrik, karyawan, cleaning-service, tukang parkir, dan biaya operational lainya.
Pada titik awal berjualan produk - SMOOTH Cooking Spray -  sangatlah sudah menjualkan produk ini secara offline. SMOOTH pada waktu itu masih sangat baru, sehingga membutuhkan edukasi ke para customer tentang kelebihan dan cara penggunaan produk ini. Bila hanya diletakan di toko atau supermarket saja, orang tidak akan mengetahui tentang produk ini.
Saat itu saya mulai berpikir untuk mengadakan seminar, sehingga dapat mengedukasi pasar secara detail tentang produk ini. Kendalanya, saya belum mempunyai budget yang cukup untuk membuat seminar. Lalu saya bertanya-tanya "Bagaimana ya caranya seminar didepan orang sebanyak mungkin tanpa keluar biaya sama sekali?". Tiba-tiba dalam hati saya keluar kata "Youtube!"
Sayapun mulai membuat video presentasi tentang SMOOTH dan menguploadnya di Youtube. Hasilnya betul-betul luar biasa! Saya dapat presentasi ditonton oleh jutaan orang tanpa perlu keluar biaya berlebihan.
"Lalu apa rahasia membangung bisnis online yang berhasil?"
< /div>
Didalam setiap game atau pertandingan biasanya ada satu kunci kemenangan. Bila dalam pertandingan basket, team yang menguasai rebound adalah team yang menguasai pertandingan. Dalam tinju yang menguasai sisi kiri biasanya yang menguasai pertandingan.
Bagaimana dengan bisnis online? Yang menguasai email adalah yang menguasai pertandingan.

The Importance Of Email Marketing

Email?? Bukanya harusnya kita membangun Facebook dengan fan pages sebanyak mungkin? Bagaimana dengan membangun Instagram dengan jutaan follower?

Ingat, setiap social media memiliki masa waktu sendiri-sendiri. Bila Anda sekarang memiliki jutaan follower di instagram, belum tentu 5 tahun lagi instagram akan tetap digunakan seperti sekarang. Tidaklah demikian dengan email. Email seseorang biasanya tidak berganti-ganti dalam waktu yang sangat lama.
 
Sering kali kita mengandalkan Facebook atau Instagram dalam memulai bisnis online kita. Namun, pernahkan kita berpikir "Apa rahasia Facebook atau Instagram dalam berbisnis online?" 
Jika kita lihat bisnis-bisnis online seperti Facebook, Alibaba, Amazon atau Twitter mereka selalu mengutamakan satu hal, yaitu mendapatkan data email customer!

Instagram

Facebook

Alibaba

Amazon

Twitter

Lalu apa yang membuat bisnis online terbesar dunia berusaha mendapatkan data email customer?

Cerita Bakso Pak Untung
Email marketing sangatlah penting. Katakanlah ada seseorang bernama Pak Untung dari Semarang. memiliki bisnis Bakso Pak Untung yang berjualan bakso ikan salmon. Bukan hanya membuka warung bakso, Pak Untung juga menjual baksonya melalui online - dengan divacuum dan dibekukan.
Pak Untung datang ke seminar bisnis online dan belajar tentang email marketing. Ketika datang ke seminar, Pak Untung berkenalan dengan banyak sekali orang, saling bagi kartu nama dan belajar tentang email marketing. Sampai rumah, terkumpulah 500 kartu nama yang berisi nama, alamat dan email orang tersebut.
Keesokan harinya, Pak Untung mulai mengirim email ke 500 orang tersebut menawarkan bakso ikan salmonya. Dalam emailnya, Pak Untung menjelaskan tentang betapa enaknya bakso salmon tersebut dan banyak sekali manfaat kesehatanya. Juga dalam email tersebut dimasuk foto-foto bakso salmon tersebut bersama foto Pak Untungnya. Setelah diemail ke 500 orang, banyak penerima email yang melihat dan berkata "Lho, ini kan foto Pak Untung yang kemaren saya bertemu di seminar. Wah Bakso Pak Untung yang dijual kelihatanya enak sekali ya, juga banyak manfaatnya lagi. Saya mau coba dulu beli baksonya".
Hasilnya? Wow luar biasa! Ada 10% atau 50 orang yang langsung memesan bakso salmon tersebut minta dikirim ke alamat rumahnya! Setiap bakso yang dijual, Pak Untung memperoleh laba Rp10.000. Kalau 50 orang memesan masing-masing 1 pcs, Pak Untung memperoleh laba Rp500.000 hanya dengan sekali email.
Setelah melihat betapa enak dan untungnya jualan melalui email, istrinya mulai berinisiatif untuk mengikuti banyak seminar, bisnis meeting dan event-event untuk memperoleh koneksi. Dalam waktu singkat, terkumpulah 10.000 kartu nama. Pak Untung mulai email ke 10.000 orang tersebut dan ada 10% atau 1.000 orang yang beli! Jika 1 bakso memperoleh laba Rp10.000, maka laba 1000 pesanan adalah Rp10.000.000! Wow! Sekali email dapat untung 10jt!

Dikerahkanlah anak, cucu, menanti untuk memperluas koneksi, dan dalam waktu singkat terkumpulah 1jt email! Diemailah 1jt orang tersebut dan hasilnya tetap sama. 10% atau 100.000 orang memesan bakso salmon tersebut. Sekali email ke 1jt orang, langsung dapat untung Rp1.000.000.000! Wow... 1M hanya dalam sekali email!
Pak Untungpun mulai membagi 1 juta pelangganya menjadi 3 kategori: jaga kesehatan, hoby makan dan ahli bisnis.
Untuk kategori jaga kesehatan, pak untung mengirim email dengan pesan "Bakso Salmon Pak Untung Tanpa MSG Mengandung Omega 3 Tinggi"
Untuk kategori hoby makan, pak untung mengirim email dengan pesan "Bakso Salmon Pak Untung Sebesar Bola Tennis Rasa Mantap Dilidah"
Untuk kategori ahli bisnis, pak untung mengirim email dengan pesan "Franchise Bakso Pak Untung Keuntungan Dahsyat 1 Bulan Balik Modal"
Melalui email, Pak Untung dapat membedakan dan menspesifikasikan penawaran berdasarkan masing-masing individual, sehingga responya lebih baik. Setelah dibedakan, responya meningkat 2x-3x lipat! Dalam waktu singkat, bisnis Bakso Pak Untung yang dulunya kaki lima sekarang sudah menjadi bintang lima.

Kelebihan email marketing

  • Gratis atau biaya sangat rendah
  • Sekali email bisa dikirim langsung ke jutaan orang
  • Personalisasi penawaran email berdasarkan karakter customer
  • Hampir setiap orang mempunyai email - jika tidak, maka tidak bisa mendaftar facebook atau instagram.
  • 91% orang masih membuka email setiap hari

Bagaimana Anda bisa memulai meningkatkan omset bisnis melalui email marketing?

1. Mengumpulkan data email customer

Mulai untuk mengumpulkan data email customer atau calon customer Anda. Pengumpulan email bisa dilakukan baik secara offline maupun online.

a) Mengumpulkan kartu nama melalui offline

Selalu sediakan dan bawa kartu nama kemanapun Anda pergi. Ikutilah event-event bisnis, seminar, dan networking untuk dapat bertemu dengan banyak orang. Setiap kali berkenalan dengan orang baru, berikan kartu nama Anda dan biasanya orang tersebut akan memberikan kartu namanya juga ke Anda.
Strategi lainya adalah untuk meminta data email pelanggan Anda selama ini. Setiap kali ada orang yang datang membeli produk Anda, jangan lupa untuk meminta alamat email customer tersebut. Dengan demikian, Anda dapat mengingatkan kembali melalui email tentang produk terbaru, promo bulan ini, atau penawaran spesial ke repeat customer Anda. Rata-rata customer yang sudah pernah membeli produk di tempat Anda lebih mudah tertarik dengan penawaran tersebut dibanding dengan berusaha mendapatkan customer baru.

b) Mengumpulkan email melalui online

Anda juga dapat mengumpulkan email melalui online dengan menggunakan Linkedin.com. Linkedin mirip dengan Facebook, bedanya linkedin digunakan lebih untuk berbisnis. Dalam linkedin, jika kita membuat koneksi dengan orang lain, kita dapat melihat email orang tersebut. Pastikan untuk membuat koneksi dengan orang-orang yang berpotensi customer Anda.

2. Mulai mengirim email ke prospect customer

Mulailah mencoba mengirim email menawarkan produk Anda. Semakin sering kita mengirim email, semakin kita ahli berjualan melalui email. Pastikan untuk tidak terlalu hard-selling, sehingga pembaca email tidak bosan ketika membuka email Anda. Bila Anda belum mempunya website, jangan lupa untuk memasukan no whatsapp Anda, sehingga mudah bagi customer untuk menghubungi Anda.
That's it!
Jangan lupa untuk mempraktekan strategi ini, siapa tahu 10 tahun lagi bisnis online Anda dapat satu level dengan Facebook, Amazon atau Alibaba - bahkan lebih!
Jika Anda merasa diberkati dengan artikel ini, jangan lupa untuk SHARE dan comment dibawah ya.

1 comment


  • Ikut

    Anang Ris Setyadi on

Leave a comment


Sale

Unavailable

Sold Out